Ya gue ucapin selamat taon baru ma kalian yang baca blog gue...
ya kalo itu ada sealin gue sendiri ahahahaaha....
Ya mungkin terlambatlah postingan di blog ini udah basi , mungkin juga lo pikir gue bego udah akhir bulan januari koq gue posting selamat taon baru. Yah berubung kemaren kemaren gue sibuk ya gue belom bisa bikin postingan baru
Ya baru hari ini ni gue posting lagi baru
Semoga aja di taon baru ini Lo n Gue bisa jadi orang yang lebih baik dari taon 2011 kmaren ya mungkin itu udah sering lo denger tapi ya emg mau gmana lagi
ahhaha....
This is me , this is my life and this is my blog
Hanya tulisan atau coret coretan dari seorang yang bermata sipit :D
Total Tayangan Halaman
30 Januari 2012
19 Oktober 2011
Tuliskan Judulmu Sendiri
Entah , mengapa saya menulis judul seperti itu ??
Mungkin saya sedang kehabisan ide untuk menuliskan sebuah judul
haha....
Saya pernah mendengar sebuah perkataan atau membaca sebuah artikel,tapi saya lupa dari mana sumber tersebut.
Sebuah kalimat yang membuat saya agak tersentak karenanya bagaimana tidak bila kalimat tersebut adalah mengenai sebuah pengampunan dan melihat sisi baik dari suatu orang.Jujur kadang saya sulit untuk mengampuni seseorang saya lebih melihat dari kesalahan orang tersebut.
Seperti ini kalimat tersebut:
Aku tuliskan semua kesalahanmu yang kamu lakukan terhadapku di atas pasir yang ada di tepi laut, agar saat ombak datang dapat menghapusnya.
Aku akan menuliskan segala kebaikan yang telah kamu lakukan terhadapku , agar semua kebaikan yang pernah kamu perbuat terhadapku akan selalu ku ingat.
Kita seakan di ajak untuk melupakan kesalahan yang di perbuat terhadap kita sebesar apapun itu. Dan kita di ajak mengingat kebaikan seseorang sekecil apapun itu.
Mungkin itu adalah hal yang sulit tapi apa salahnya kita mencoba. Betulkan kawan??
Mungkin saya sedang kehabisan ide untuk menuliskan sebuah judul
haha....
Saya pernah mendengar sebuah perkataan atau membaca sebuah artikel,tapi saya lupa dari mana sumber tersebut.
Sebuah kalimat yang membuat saya agak tersentak karenanya bagaimana tidak bila kalimat tersebut adalah mengenai sebuah pengampunan dan melihat sisi baik dari suatu orang.Jujur kadang saya sulit untuk mengampuni seseorang saya lebih melihat dari kesalahan orang tersebut.
Seperti ini kalimat tersebut:
Aku tuliskan semua kesalahanmu yang kamu lakukan terhadapku di atas pasir yang ada di tepi laut, agar saat ombak datang dapat menghapusnya.
Aku akan menuliskan segala kebaikan yang telah kamu lakukan terhadapku , agar semua kebaikan yang pernah kamu perbuat terhadapku akan selalu ku ingat.
Kita seakan di ajak untuk melupakan kesalahan yang di perbuat terhadap kita sebesar apapun itu. Dan kita di ajak mengingat kebaikan seseorang sekecil apapun itu.
Mungkin itu adalah hal yang sulit tapi apa salahnya kita mencoba. Betulkan kawan??
4 Oktober 2011
Lari Dari Masalah?
Masalah , semua orang punya masalah. Semua juga punya caranya masing masing. Tapi lari dari masalah ?
saya rasa banyak yang ingin seperti itu, jujur saya sendiri pun ingin lari dari suatu permasalahan yang membuat hidup saya serasa kacau. Saya ingin masalah tersebut selesai dan sudah saya tidak usah memikirkan masalah tersebut.
Tapi justru semakin saya lari dari suatu masalah semakin banyak masalah menghantui hidup saya. seakan masalah yang saya hadapi layaknya Waiting list yang bertumpuk tumpuk. Jika saya mengingat hal tersebut itu adalah hal terbodoh yang saya lakukan , bagaimana tidak bukan nya saya berusaha menyelesaikan masalah tapi malah menghindarinya.
Sampai saya pernah membaca sebuah buku yang menusuk hati saya , dimana persoalan itu akan bisa di selesaikan. Walaupun itu sebesar badai. Karena tidak mungkin suatu badai tidak akan berhenti sama dengan masalah jika tidak kita selesaikan kapan akan selesai masalah tersebut?
So... I decide to cleared my problem. Yang pada akhirnya membuat saya berpikir kenapa tidak saya selesaikan dari dulu masalah ini , kenapa harus di biarkan berlarut larut tidakkah lebih enak kalau saya selesaikan dari pada saya menghindarinya.
Jadi apapun masalah mu itu sobat selesaikan lah
Jangan kau mencoba menghindarinya.
saya rasa banyak yang ingin seperti itu, jujur saya sendiri pun ingin lari dari suatu permasalahan yang membuat hidup saya serasa kacau. Saya ingin masalah tersebut selesai dan sudah saya tidak usah memikirkan masalah tersebut.
Tapi justru semakin saya lari dari suatu masalah semakin banyak masalah menghantui hidup saya. seakan masalah yang saya hadapi layaknya Waiting list yang bertumpuk tumpuk. Jika saya mengingat hal tersebut itu adalah hal terbodoh yang saya lakukan , bagaimana tidak bukan nya saya berusaha menyelesaikan masalah tapi malah menghindarinya.
Sampai saya pernah membaca sebuah buku yang menusuk hati saya , dimana persoalan itu akan bisa di selesaikan. Walaupun itu sebesar badai. Karena tidak mungkin suatu badai tidak akan berhenti sama dengan masalah jika tidak kita selesaikan kapan akan selesai masalah tersebut?
So... I decide to cleared my problem. Yang pada akhirnya membuat saya berpikir kenapa tidak saya selesaikan dari dulu masalah ini , kenapa harus di biarkan berlarut larut tidakkah lebih enak kalau saya selesaikan dari pada saya menghindarinya.
Jadi apapun masalah mu itu sobat selesaikan lah
Jangan kau mencoba menghindarinya.
Mengapa Perlu Terjadi Konflik?
Konflik?? Apa yang ada di benak kita jika mendengar kata itu?? Kekerasan? Adu Fisik ? atau Korban yang menderita karenanya?
Yah konflik memang sering menghasilkan Penderitaan dan Duka
Kenapa konflik harus terjadi bila bisa kita hindari? Tidak kah hidup ini akan aman tanpa konflik.
Saya berpendapat konflik akan membuat kita dewasa . Koq bisa? Konflik yang membangun bukan konflik yang memerlukan kontak fisik.Konflik yang membangun dengan kita sering melakukan diskusi dan bertukar pendapat itulah yang membangun kita.
Perbedaan Pendapat? O jelas itu akan terjadi tapi apa perlu kita sampai melakukan kontak fisik ? saya rasa tidak lebih baik jika itu kita selesaikan bersama dalam suatu diskusi yang setelah kita keluar hanya akan ada kedamaian dan semakin dewasanya kita dalam hal berpikir dan mengontrol konflik.
Yah konflik memang sering menghasilkan Penderitaan dan Duka
Kenapa konflik harus terjadi bila bisa kita hindari? Tidak kah hidup ini akan aman tanpa konflik.
Saya berpendapat konflik akan membuat kita dewasa . Koq bisa? Konflik yang membangun bukan konflik yang memerlukan kontak fisik.Konflik yang membangun dengan kita sering melakukan diskusi dan bertukar pendapat itulah yang membangun kita.
Perbedaan Pendapat? O jelas itu akan terjadi tapi apa perlu kita sampai melakukan kontak fisik ? saya rasa tidak lebih baik jika itu kita selesaikan bersama dalam suatu diskusi yang setelah kita keluar hanya akan ada kedamaian dan semakin dewasanya kita dalam hal berpikir dan mengontrol konflik.
Langganan:
Postingan (Atom)

